Non Destructive Testing (NDT) - Apa Saja Metode dan Peralatan yang Digunakan?

August 25, 2022   |   In NDT

alat-ndt

Non-Destructive Test (NDT) merupakan kegiatan pengujian atau inspeksi guna memeriksa kualitas suatu material dengan cara tidak merusak. 

Saat ini terdapat beberapa teknik dan alat uji non-destruktif (NDT) yang sangat populer di berbagai bidang industri. Berikut kami rangkum selengkapnya untuk Anda.

Alat NDT yang Dijual di Indonesia

1. DeFelsko PosiTector 200 Coating Thickness Gauge

DeFelsko PosiTector 200 dapat mengukur ketebalan lapisan atas kayu, plastik, beton, dan lain-lain menggunakan teknologi ultrasound secara non-destruktif. 

2. Hawkeye Pro Flexible Borescopes

 

Borescope adalah alat inspeksi visual untuk memeriksa struktur dalam atau lubang kecil dari sebuah part atau mesin yang sulit terlihat dengan tidak merusak part.

3. Inspex Surface Roughness Tester IPX-105

Inspex seri IPX-105 dirancang untuk menguji kekasaran permukaan material dan fleksibel untuk digunakan di laboratorium dan inspeksi di bengkel luar ruangan.

4. Sylvac Plastiform Kits and Accessories

Plastiform memungkinkan Anda untuk melewati masalah ini dengan melakukan pengujian non-destruktif tidak langsung, secara cepat dan efisien. 

Apa Itu NDT (Non-Destructive Testing)?

Non-Destructive Testing (NDT) adalah serangkaian metode inspeksi yang dilakukan untuk mengevaluasi dan mengumpulkan data suatu material, sistem, atau komponen tanpa merusaknya. 

Perbedaan Destructive Testing dan Non-Destructive Testing

Pada dasarnya, perbedaan NDT dan DT terdapat pada rusak atau tidak rusaknya suatu material dalam proses pengujian. 

Teknik pengujian merusak (Destructive Testing) memungkinkan material akan rusak karena hal yang diuji adalah performa dari material tersebut. Contohnya pengujian kekuatan logam yang ditarik hingga putus.

Sedangkan teknik pengujian tidak merusak (Non-Destructive Testing) bertujuan untuk maintenance material tersebut dengan bantuan alat-alat NDT.

Apa Tujuan Dilakukannya NDT?

Tujuan dari pengujian non-destruktif (NDT) adalah untuk dapat mengetahui cacat atau tidaknya sebuah material. 

6 Jenis Metode NDT Paling Populer

Pengujian tidak merusak atau non-destruktif testing terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Visual Test (VT)

Inspeksi visual adalah teknik NDT yang dilakukan dengan alat bantu mekanis dan optik pada tempat yang mudah dijangkau hingga yang sulit dijangkau.

2. Penetrant Test (PT)

Liquid penetrant testing mengacu pada proses menggunakan cairan untuk melapisi material guna mengetahui adanya retak, lubang atau kebocoran pada material.

3. Magnetic Test (MT)

Pengujian magnetik partikel menggunakan magnet permanen, elektromagnet baik menggunakan AC atau DC, atau kombinasi keduanya.

4. Eddy Current Test (ET)

Jenis pengujian non-destruktif yang menggunakan kekuatan arus listrik (juga disebut arus eddy) dalam medan magnet di sekitar material untuk mengukur lapisan suatu material.

5. Ultrasonic Test (UT)

Ultrasonic test adalah proses mentransmisikan gelombang suara frekuensi tinggi ke dalam material untuk mengidentifikasi perubahan sifat material.

6. Radiographic Test (RT)

Pengujian Radiografi adalah tindakan menggunakan radiasi gamma atau sinar-X untuk memeriksa kecacatan di bawah permukaan material tanpa merusaknya.

Penggunaan Alat NDT

Metode non-destructive testing dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, seperti:

  1. Inspeksi cat mobil bekas.
  2. Inspeksi lubang part.
  3. Inspeksi lapisan las (weld).
  4. Inspeksi cat bangunan.
  5. Uji permukaan akhir part.
  6. Inspeksi kebocoran pipa.
  7. Dan lain sebagainya.

Distributor Alat NDT di Indonesia

PT LFC Teknologi Indonesia adalah distributor resmi alat NDT di Indonesia. Untuk berdiskusi seputar kebutuhan alat NDT di perusahaan Anda, silakan hubungi kami.

Kunjungi juga halaman facebook, instagram, youtube dan linkedin kami untuk mendapatkan update terbaru seputar peralatan industri lainnya.